tadi malam, sebelum tertidur, hati ini rasanya tidak tenang, ternyata benar saja,
subuh tadi sekitar 02.30 mendapat telpon dari papa kalo mama sudah meninggal.
sangking shocknya, tak terucapkan kata2... yang cuma bisa diucapkan.. 'mama meninggal?',
'mama meninggal?',' mama meninggal?'.....
banyak hal yang disesalkan...
banyak harapan2 dan cita2 yang berhubungan dengan mama
bisa dibilang, satu hal yang bisa bikin gua takut mati adalah gak bisa membalas jasa orang tua, terutama mama
gua gak tau apakah mama bahagia sebelumnya
gua gak tau apa yang mama pikirkan sebelum meninggal
gua belum bisa bikin mama bahagia ketika mama meninggal
gua belum bisa belajar dhamma secara mendalam bersama mama ketika mama meninggal
gua belum mendengar suara mama di hari mama meninggal
gua belum menepati janji dan impian mama ketika mama meninggal
gua belum mendengar suara mama
gua belum berbicara dengan mama
gua belum bertanya apa harapan mama yang paling mendalam ke gua
terkadang gua menjadi iri misalnya ketika orang tua divonis sakit keras, mereka masih sempat membuat kenangan, masih sempat membalas jasa, masih mempersiapkan batin
ketika orang tua meninggal tiba2... rasanya semuanya terlambat
ini seperti pukulan telak bagi gua
pengen rasanya kembali merasakan belaian mama
pengen rasanya kembali mendengar suara mama
pengen rasanya kembali disuap mama
pengen rasanya kembali memijat mama
pengen rasanya kembali berbicara dengan mama
pengen rasanya kembali menatap wajah yang penuh dengan cinta
pengen rasanya kembali bersenda gurau dengan mama
pengen rasanya kembali dimarahin mama
it's all in the past
time to move on
to fulfill her deepest hope
i'll try to do my best
Friday, July 10, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
